Tuesday, October 28, 2008

puiSi SumPah PemuDa bukan sumPaH PeTua

Kami pemuda dan pemudi bangsa ini, mengaku bertanah air satu, INDONESIA...

Bukannya ENDONESAH seperti yang kerap kalian lafalkan di tiap upacara bendera..
Mengaku saja, jujur saja, kalo tidak percaya coba nyanyikan dari awal bait "indonesia raya", pasti ketika memasuki bagian reff, seketika semua serentak menggemakan

"ENDONESA RAYA MERDEKA...MERDEKA..."

Iya kan iya dong..
Mengaku saja, anak muda..

Bertahun2 bangsa ini terpuruk, gonjang ganjing gara2 suatu istilah "MATA UANG".
Anak muda dituntut terlibat belenggu kemelut porak poranda begajulan terbang-terbang...
Tiba2 pemuda dituntut lebih banyak dari tanggung jawab utamanya...

Pemuda hrs berbakti pada negara, membangun karya dan mengukir prestasi.
Pemuda dididik multitasking, multitalenta, multiguna bahkan acapkali bermain sinetron di multivision.

Pemuda harus sadar politik, tidak boleh gagap teknologi, harus paham istilah2 sulit, mulai dr korupsi, moneter, hedonis hingga kondom sejuta rasa.

Pemuda harus jadi tameng terbaik bangsa, disaat negeri ini terpuruk, disaat itu pula, mau ga mau taufik hidayat dan chris john harus jadi juara biar ga malu2in bumi pertiwi.

Terkadang kasihan juga dengan pemuda, literatur buruk kerap dihina dan diasingkan lingkungan karang taruna, bertindak konvensional malah dianggap tidak gaul oleh anak gang depan rumah...
Nasibb...nasiiibbb...

Tapi saya bangga jadi pemuda indonesia, bisa gegayaan di facebook atau tukar cerita di blogspot.
Tiap ditanya, "where are u coming from?"
Mantap saya jawab, "I am from indonesia"
Bukan bali, jakarta, jawa ataupun palembang.
Just indonesia.

Selamat hari sumpah pemuda, saya memang ga nangis ataupun ketawa, saya memang kurang ekspresif untuk hal ini.
Tapi dilubuk hati paling dalam saya nyanyi "INDONESIA RAYA".
Bukan "ENDONESA RAYAH"....

1 comment:

Yudi Febrianda said...

hasil konspirasi kecerdasan, keluasan wawasan dan kedalaman penghayatan benar2 bikin takjub